Wujud Nyata Penerapan Nilai “Humility” oleh Para Mahasiswa EBS Melalui “Parade Kebaikan” di Bulan Ramadan

Wujud Nyata Penerapan Nilai “Humility” oleh Para Mahasiswa EBS Melalui “Parade Kebaikan” di Bulan Ramadan

Wujud Nyata Penerapan Nilai “Humility” oleh Para Mahasiswa EBS Melalui “Parade Kebaikan” di Bulan Ramadan

ESQ Business School – Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat spesial dan selalu dinanti-nantikan kehadirannya bagi umat islam di seluruh penjuru dunia. Bulan Ramadan merupakan bulan yang di dalamnya terdapat banyak ampunan dari Allah SWT, keberkahan, dan karunia dari Allah SWT yang begitu besar kepada Hamba-Nya. Bulan ini pun menjadi momentum yang tepat untuk hamba-Nya melakukan amalan kebaikan dengan berbagi kepada sesama, karena berbuat kebaikan di bulan ini akan mendapatkan pahala dari Allah SWT yang berlipat ganda.

Selaras dengan hal tersebut, para mahasiswa ESQ Business School (EBS) membentuk sebuah kegiatan yang bernama “Parade Kebaikan.” Kegiatan ini dibentuk oleh beberapa mahasiswa EBS yang di mana dalam kegiatan ini pula, mereka menerapkan salah satu dari “5 Values ESQ Business School” yakni Humility, karena EBS mempunyai “5 Values” di antaranya: Integrity, Passion, Creativity, Humility, dan Professionalism. Kegiatan “Parade Kebaikan” ini berfokus untuk membagi-bagikan (takjil) makanan dan minuman kepada orang-orang untuk berbuka puasa di sepanjang jalan depan Gedung Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan.

sekolah bisnis terbaik, kampus bisnis terbaik, sekolah bisnis terbaik di indonesia, sekolah bisnis terbaik di jakarta, kampus bisnis terbaik di indonesia, kampus bisnis terbaik di jakarta, esq business school, program technopreneurship, penerimaan mahasiswa baru, sekolah bisnisAwal mula dibentuk gerakan ini adalah di tahun 2017 kala itu, pendiri dari kegiatan ini yang merupakan mahasiswi ESQ Business School ingin membuat sebuah kegiatan yang mudah dan bermanfaat untuk orang lain di bulan Ramadan. Awal mula, mereka membuat takjil hanya 1 dus air mineral beserta gorengan dan/atau lontong. Dulu awal mereka membagi-bagikan takjil karena personil dari “Parade Kebaikan” masih sedikit, mereka hanya membagi-bagikan kepada bapak-bapak driver ojek online di sekitaran Cilandak Town Square.

Dan akhirnya karena salah dua orang yang termasuk dari pendiri kegiatan “Parade Kebaikan” ini adalah anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) EBS, maka mulailah mereka mengajak para mahasiswa EBS lainnya untuk bergabung dalam gerakan ini. Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu makin banyak yang menyambut baik kegiatan ini. mulai tahun lalu, dicetuskanlah sebuah nama yaitu “Parade Kebaikan” untuk nama dari kegiatan ini.

Karena di tahun 2018 itu mahasiswa dan mahasiswi EBS yang tergabung di “Parade Kebaikan” itu sudah tidak banyak kegiatan perkuliahan atau kegiatan di kampus, mereka jadi punya banyak waktu luang untuk membungkus takjil-takjil yang akan dibagikan tersebut dengan frekuensi untuk berbagi takjil yang lebih sering juga, yakni selama 12 hari di bulan Ramadan. Dan alhamdulillah di tahun 2018 kemarin, “Parade Kebaikan” berhasil membagi-bagikan 700pcs Takji dalam satu hari dan dalam 12 hari di tahun kemarin, berhasil membagi-bagikan 1000 lebih takjil.

Sejauh ini, “Parade Kebaikan” mempunyai project hanya membagi-bagikan takjil untuk orang-orang berbuka puasa, harapan mereka sebenarnya untuk ke depan bukan hanya sekadar bagi-bagi takjil, namun ingin pula membagi-bagikan mukena ke masjid-masjid. Dan mahasiswa EBS semua angkatan bisa terlibat untuk kegiatan “Parade Kebaikan” ini karena memang kegiatan ini tidak terfokus pada satu angkatan saja.

Sebuah pesan diutarakan dari salah seorang mahasiswi EBS yang menjadi salah satu admin dari “Parade Kebaikan.” Isinya adalah mengajak semua mahasiswa dan mahasiswi EBS dari berbagai angkatan untuk terlibat dalam acara “Closing Parade Kebaikan” di hari senin tanggal 20 Mei 2019 yang rencananya akan membagikan 1000 takjil untuk itu, perlu bantuan dari seluruh mahasiswa dan mahasiswi ESQ Business School agar bisa berpartisipasi.

Rachmah Dewi

Author Rachmah Dewi

More posts by Rachmah Dewi