Tiga Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dalam Ajang “Global Entrepreneurship Youth Summit 2019” di Malaysia

Tiga Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dalam Ajang "Global Entrepreneurship Youth Summit 2019" di Malaysia

Tiga Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dalam Ajang “Global Entrepreneurship Youth Summit 2019” di Malaysia

ESQ Business School – “Berikanlah aku 10 pemuda, niscaya aku akan guncangkan dunia.” Siapa yang tidak kenal dengan sebuah kutipan populer dari presiden Republik Indonesia pertama, yakni Bapak Ir.Soekarno tersebut. Ya, semua pasti seringkali membacanya. Dari salah satu kutipan Ir.Soekarno ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa anak-anak muda sangat berperan penting dalam membangun bangsa dan negara. Tentunya, pemuda-pemuda yang aktif, inovatif, dan mau bekerja keraslah yang bisa mengubah sebuah negara menjadi lebih baik ke depannya.

Untuk itulah, para mahasiswa juga disebut sebagai agent of change (agen perubahan) yang artinya adalah para mahasiswa mampu untuk membawa bangsa dan negaranya menuju suatu perubahan, yang diharapkan perubahan kea rah yang positif yang menjadi inspirasi bagi orang lain.

Hal ini, senada dengan hal yang telah dilakukan oleh para mahasiswa ESQ Business School (EBS) dari angkatan ke-3 jurusan manajemen bisnis yakni Nurjihan Khairunisa, Shan Annabel, dan Andi Ahmad, pada hari Minggu (27/01/2019) sampai dengan Selasa (29/01/2019) mengikuti ajang “Global Entrepreneurship Youth Summit 2019” di negara Malaysia. Mereka berhasil lolos ke babak final lewat bisnis yang mereka dirikan saat ini yaitu “Chocolab”

Tiga Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dalam Ajang "Global Entrepreneurship Youth Summit 2019" di MalaysiaAjang “Global Entrepreneurship Youth Summit 2019” ini turut menghadirkan para influencer yang bergerak di bidang ekosistem, komunitas pemula, serta pemimpin industri dari seluruh dunia untuk berkolaborasi dan menemukan pendekatan inovatif baru untuk memecahkan masalah yang nyata dan memetakan jalan ke depan bagi para pengusaha. Adapun tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk memberdayakan wirausahawan muda di seluruh dunia dengan ide-ide dan kolaborasi inovatif dari mereka untuk memecahkan tantangan lintas-batas, mengungkap berbagai kemungkinan baru dan mengembangkan ide-ide dan solusi revolusioner, serta memicu inovasi bagi para wirausahawan muda.

Pola pikir pelaku wirausaha seringkali mengacu pada keadaan pikiran tertentu yang mengorientasikan perilaku manusia terhadap kegiatan dan hasil dari wirausaha tersebut. Orang-orang dengan pola pikir kewirausahaan seringkali tertarik pada peluang, inovasi, dan penciptaan nilai baru. Dalam acara ini, semua peserta berkumpul bersama, dengan harapan dapat meningkatkan kolaborasi mereka. Ini diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan bisnis dan keterampilan kewirausahaan.

Globalisasi bisnis terus menantang kemampuan kita untuk beroperasi secara efektif di berbagai negara dan budaya, itulah sebabnya pola pikir global adalah sifat profesional yang sangat esensial. Dalam acara ini para peserta akan mendapatkan pengalaman internasional untuk mendapatkan manfaat dari meluangkan waktu untuk menyegarkan dan melatih otak mereka untuk menjadi lebih berwawasan global.

Bisnis “Chocolab” ini mulai berdiri pada tanggal 18 Agustus 2017. Bisnis ini adalah sebuah bisnis minuman berbahan dasar coklat asli, yang pembuatannya dilatarbelakangi oleh  Nurjihan dan kedua temannya, yakni Andi Ahmad dan Annabel ingin memperkenalkan coklat Indonesia ke hadapan dunia dengan membuat sebuah bisnis produk minuman berbahan dasar coklat. Karena menurutnya, minuman berbahan dasar coklat asli keberadaannya masih sangat jarang sekali untuk dijumpai, karena faktanya adalah Indonesia penghasil cokelat terbesar ke 3 di dunia. ESQ Business School yang mempunyai visi sebagai sekolah bisnis terbaik di Indonesia berharap agar semakin banyak para mahasiswa ataupun lulusannya yang mengikuti jejak Nurjihan, Andi Abil, dan Annabel dalam membuat sebuah bisnis yang menginpirasi masyarakat.

Rachmah Dewi

Author Rachmah Dewi

More posts by Rachmah Dewi