ESQ Business School - Sekolah Bisnis Terbaik Di Indonesia - Anggar Riskinanto

Penyalahgunaan Teknologi, Bagaimana Solusinya?

ESQ Business School – Seringkali kita melihat artikel-artikel di media mengenai penyalahgunaan teknologi di kalangan remaja. Dari yang sekedar sebagai alat mencontek ketika ujian, hingga mengarah ke tindakan kriminal yang tidak bisa dianggap ringan. Hal ini membuat kita bertanya-tanya, apakah teknologi sedemikian merusaknya, sehingga perlu kita hilangkan penggunaannya pada remaja? Toh, tanpa teknologi remaja masih bisa menjalankan kesehariannya tanpa halangan yang berarti.

 

Hal ini tentu bertolak belakang dari tujuan sebenarnya ditemukannya teknologi. Para penemu tentu tidak pernah terpikir hasil temuannya akan disalahgunakan. Mereka pasti berharap temuannya akan mempermudah hidup orang banyak, tanpa ada tujuan buruk yang terbersit.

 

Namun, bijakkah bila penghilangan teknologi kita lakukan? Apakah penghilangan secara permanen akan menghilangkan atau memperkecil dari tindakan-tindakan yang merugikan? Atau ada alternatif lainnya yang bisa membatasi penyalahgunaan ini?
Banyak penelitian membuktikan bahwa memperbaiki suatu kebiasaan tidak bisa dilakukan melalui penghilangan alat atau pemberlakuan peraturan yang keras. Perbaikan sejatinya harus dilakukan terhadap sang pelaku tersebut. Hal ini bisa dilakukan melalui perbaikan sikap, tindakan, bahkan kebiasaan seseorang, yang pada akhirnya akan berefek pada karakter orang tersebut.

 

Mungkin inilah yang harus mulai kita lakukan; memperbaiki karakter seseorang dibandingkan sekedar menghukum dengan keras. Pada akhirnya, teknologi hanyalah sebuah alat. Manusia yang menggunakannyalah yang menentukan akhirnya.

 

Penulis: Anggar Riskinanto, ST, MTI – Dosen Sistem Informasi ESQ Business School