ESQ Business School - METODE SKI, MEMBANGUNKAN MOTIVASI DARI DALAM

Metode SKI, Membangunkan Motivasi dari Dalam

Metode SKI hanya ada di ESQ Business School, Apa itu Metode SKI ?

ESQ Business School – Keberhasilan belajar mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi ditentukan oleh banyak hal. Pengajar yang kompeten dan kurikulum yang sesuai kebutuhan pasar sangat menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Serta satu lagi yang tidak kalah pentingnya yaitu Metode Pengajaran.

 

Inilah salah satu hal yang banyak dilupakan oleh pendidik. Banyak guru menyampaikan materi kuliahnya kepada mahasiswa tanpa menggunakan metode. Akibatnya, banyak mahasiswa yang tidak dapat menyerap ilmu yang disampaikan dengan baik.

 

Berapa banyak mahasiswa yang tidak mengerti tujuan ia mempelajari sebuah mata kuliah. Berapa banyak mahasiswa yang tidak nyaman ketika diajar oleh Dosen yang ”killer”. Dan jika seorang dosen atau pengajar menyampaikan ilmunya tanpa sebuah metode, maka berapa banyak waktu terbuang yang dihabiskan oleh mahasiswa karena tidak menyukai materi kuliah tersebut.

 

Ini tentang metode pengajaran. Sebuah cara yang digunakan oleh para pendidik untuk menyampaikan ilmu yang mereka kuasai agar diketahui, dipahami dan dapat dikuasai oleh para peserta didik.

 

Tidak jarang setelah sebuah mata kuliah selesai dilewati dalam satu semester, si mahasiswa tidak mengerti untuk apa ia belajar ilmu tersebut. Banyak yang tidak mengerti bagaimana menerapkannya. Dan tidak sedikit yang tidak paham ilmu apa yang baru disampaikan oleh si pengajar.

 

Untuk membuat peserta didik berhasil memahami dan menerapkan ilmu yang dipelajarinya, seorang pengajar harus menguasai metode mengajar. Sebagaimana yang diterapkan di ESQ Business School. Sebagai Sekolah Bisnis Terbaik Di Indonesia , ESQ Business School menerapkan Metode SKI dalam proses pengajarannya.

 

Apa itu metode SKI ? SKI adalah Metode yang diperkenalkan oleh Prof. Surna Tjahja Djajadiningrat dan DR. HC. Ary Ginanjar Agustian ini menggabungkan unsur Spiritual, Kreativitas dan Intelektual (Why-How-What).

 

Unsur pertama dalam SKI adalah Spritualitas. Spiritualitas menjawab pertanyaan WHY (mengapa). Sebelum mahasiswa mempelajari suatu mata kuliah, si pengajar akan menyampaikan terlebih dahulu tujuan mengapa ilmu ini perlu dipelajari. Contohnya ketika dosen sistem informasi akan mengajarkan mata kuliah Algoritma, maka si pengajar akan menyampaikan terlebih dahulu tujuan mempelajari ilmu ini. Apa manfaat yang diperoleh oleh si mahasiswa jika ia memahami ilmu ini. Apa motivasi dari Al Qur’an dan Hadist yang mendorong mahasiswa untuk mempelajari ilmu Algoritma ini.

 

Setelah mahasiswa mendapatkan motivasi dari dalam dirinya untuk mempelajari lebih lanjut ilmu ini, pengajar menambahkan unsur kreativitas untuk menjawab HOW (bagaimana). Pengajar akan menyajikan sesuatu materi penggugah kreativitas mahasiswa agar lebih bersemangat untuk mempelajari ilmu yang akan disampaikan. Materi tersebut bisa berupa movie (audio visual), atau sebuah cerita (story), atau permainan (game) yang terkait dengan ilmu yang akan diajarkan. Mahasiswa dilibatkan aktivitas yang membuat mereka fun (senang dan gembira) sehingga secara emosional siap untuk menyerap ilmu.

 

Setelah unsur WHY dan HOW disampaikan, maka mahasiswa telah siap menerima ilmu yang akan diberikan. Selanjutnyanya pengajar mulai menyampaikan materi inti perkuliahan secara intelektual (WHAT) berupa teori dan konsep mata kuliah.

 

Inilah metode SKI yang dterapkan di ESQ Business School dan metode ini telah terbukti menghantarkan mahasiswa ESQ Business School untuk tampil gemilang di berbagai kompetisi marketing dan bisnis yang diikuti. Diantaranya juara satu selama tiga kali berturut-turut, tahun 2014, 2015 dan 2016 pada kompetisi Marketing Plan Nasional Univation di Bandung.

 

Dengan diterapkannya metode ini, mahasiswa akan betul-betul dapat mengerti tujuan dari setiap ilmu yang mereka pelajari dan mampu menerapkannya saat mereka berkarya nanti.