Menginspirasi dan Mengedukasi Para Guru dalam Seminar “Mengajar ala ESQ”

Menginspirasi dan Mengedukasi Para Guru dalam Seminar “Mengajar ala ESQ”

Menginspirasi dan Mengedukasi Para Guru dalam Seminar “Mengajar ala ESQ”

ESQ Business School – Dunia pendidikan, tidak akan pernah lepas dari sosok yang dinamakan guru. Guru yang mendapatkan gelar sebagai “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” ini berperan penting di dalam dunia pendidikan. Guru dalam kenyataannya adalah seorang yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memberikan ilmu dan pengetahuan kepada anak didiknya.

Dengan kenyataan sekarang yang serba cepat, baik informasi maupun perubahan yang terjadi, mau tidak mau seorang guru akan terus belajar agar tidak mau ketinggalan dengan kondisi kenyataan yang ada. Seperti yang sudah  ketahui bersama, bahwa saat ini anak-anak lebih tertarik menonton Youtube, main gadget atau game online, dan browsing internet daripada menyimak pelajaran yang diterangkan oleh guru di depan kelas. Lalu, bagaimana tenaga pendidik menyikapi hal ini? Bagaimana mengubah keadaan ini untuk menjadi lebih baik?

Senada dengan hal tersebut, pada Jumat (04/10/2019) yang bertempat di Lantai 2 Ruang 201 ESQ Business School (EBS) diselenggarakanlah acara Seminar “Mengajar ala ESQ”yang dimulai pada pukul 08.30-11.30 WIB yang dihadiri oleh guru-guru dari jenjang Sekolah Menengah Atas dari berbagai sekolah di Jabodetabek. Kegiatan ini, diisi oleh Trainer Lisensi DR.(HC) Ary Ginanjar Agustian yaitu Kemas Aditya dan sebelumnya dibuka oleh sambutan dari Kepala Penerimaan Mahasiswa Baru, Bapak Muhammad Nussyirwan, S.T.,M.S.M

Menginspirasi dan Mengedukasi Para Guru dalam Seminar “Mengajar ala ESQ”

Menurut Kak Kemas—begitu biasa beliau disapa kegiatan ini sangat penting diikuti oleh semua guru di zaman sekarang, karena metode pengajaran yang dilakukan guru zaman sekarang harus up to date dengan perkembangan era yang terjadi sekarang ini, di mana sekarang kita berada di “Era VUCA” (Volatillity, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) yang perubahan di era ini terjadi sangat begitu cepat dan pesat yang mau tidak mau, suka tidak suka manusia harus berubah jika tidak mau dilindas oleh zaman. Termasuk dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, seoarang guru harus berinovasi dalam menyampaikan materi pengajaran pada para muridnya.

Lebih lanjut Kak Kemas juga menjelaskan bahwa, di kampus EBS, para mahasiswa mendapatkan pengajaran dengan kurikulum SKI (Spiritualitas, Kreativitas, dan Intelektualitas) di mana dalam kurikulum ini, para mahasiswa terlebih dahulu memahami “Strong Why” yang ada di dalam dirinya, yang sederhananya, mereka akan dibuat memahami terlebih dahulu, tujuan mengapa mereka harus belajar mata kuliah yang telah mereka ambil.

Dengan cara ini, membuat para mahasiswa di EBS merasa enjoy belajar di kampus ini. Penting juga untuk para guru sebelum mulai mengajar siswa-nya melakukan afirmasi dengan Gerak, Kata, Fokus (GKF) agar tetap fokus dan semangat dalam mengajar para siswanya. Materi itu sangat penting, tapi metode itu lebih penting. Namun sesungguhnya jiwa penyampai jauh lebih penting.

Rachmah Dewi

Author Rachmah Dewi

More posts by Rachmah Dewi