Menggali Lebih Banyak Wawasan “Digital Strategic Transformation” dalam Kuliah Tamu “CEO Series”

Menggali Lebih Banyak Wawasan “Digital Strategic Transformation” dalam Kuliah Tamu “CEO Series”

Menggali Lebih Banyak Wawasan “Digital Strategic Transformation” dalam Kuliah Tamu “CEO Series”

ESQ Business School – Digital Transformation atau yang biasa dikenal dengan Transformasi Digital adalah sebuah transformasi dari bisnis. Transformasi Digital hanya merujuk pada perubahan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi digital sebagai tiangnya. Seorang Pebisnis atau sebuah perusahaan, kini harus melakukan Transformasi, untuk mencapai perubahan yang lebih baik lagi ke depannya

Selaras dengan hal tersebut, ESQ Business School (EBS) pada hari ini (02/10/2019) mengadakan kegiatan Kuliah Umum “CEO Series” bertajuk “Digital Strategic Transformation” yang dibawakan langsung oleh Executive Director of Co-Branding Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yaitu Bapak Ir.Priyanto Rudito, M.BUSS.,Ph.D yang bertempat di Lantai 18, Ruang Auditorium Prof.Ir.Surna Tjahja Djadjadiningrat. Acara Kuliah Umum ini berlangsung dari pukul 13.00-15.30 WIB yang dihadiri pula oleh Ibu Leli Deswindi, Wakil Ketua 1 Bidang Akademik serta para mahasiswa EBS.

Menggali Lebih Banyak Wawasan “Digital Strategic Transformation” dalam Kuliah Tamu “CEO Series”

Menggali Lebih Banyak Wawasan “Digital Strategic Transformation” dalam Kuliah Tamu “CEO Series”Menurut Bapak Priyanto—begitu biasa beliau disapa, Perusahaan di zaman sekarang, di mana zaman sekarang ini dikenal dengan era digital, yang terjadi karena 3 revolusi: Revolusi di bidang teknologi, revolusi di bidang sosial dan demokrasi, serta revolusi di bidang Geopolitik. Maka untuk menghadapinya kita harus kenal dengan “Strategic Formulation.” Apa saja “Strategic Formulation” itu?, yaitu: Strategi di bidang korporasi (strategi untuk memilih bidang usaha), strategi di bidang bisnis (strategi untuk menghadapi pesaing), strategi di bidang fungsional (SDM, Keuangan, teknik, inovasi, dan marketing).

Lebih lanjut Bapak Priyanto mengatakan bahwa, Jika seseorang sudah ada di posisi puncak (Top Level Management) bukan lagi kompetensi yang ditonjolkan secara utama, tapi jiwa kepemimpinanlah yang akan menjadi peran utama. Jadi jiwa kepemimpinan itu harus terus diasah dengan baik.

Kuliah tamu “CEO Series” dengan bahasan “Digital Strategic Transformation” akan terus berlanjut di dua minggu ke depan bersama Bapak Priyanto. Nantikan bahasan-bahasan menarik lainnya tentang “Digital Strategic Transformation” di pertemuan selanjutnya.

ESQ Business School
Empowering Leaders With Character
#suksesberkarakter

Rachmah Dewi

Author Rachmah Dewi

More posts by Rachmah Dewi