Mempersiapkan Generasi Penerus Bisnis yang Unggul untuk Masa Depan dengan Program “Second Generation” dari ESQ Business School

Mempersiapkan Generasi Penerus Bisnis yang Unggul untuk Masa Depan dengan Program "Second Generation" dari ESQ Business School

Mempersiapkan Generasi Penerus Bisnis yang Unggul untuk Masa Depan dengan Program “Second Generation” dari ESQ Business School

ESQ Business School – Sekarang ini, kita bisa melihat bahwa tidaklah banyak bisnis atau usaha milik keluarga yang dapat dilanjutkan oleh generasi penerusnya. Ternyata, hal yang menyebabkan bisnis atau usaha milik keluarga tidak dapat dilanjutkan salah satu faktornya karena generasi penerus sangat bergantung pada keunikan bisnis atau usaha dari generasi pendahulunya. Di samping itu pula, anggota keluarga hanya ingin meneruskan dalam hal kepemilikan saham namun tidak mau terlibat langsung untuk mengelola perusahaan.

ESQ Business School (EBS) hadir sebagai kampus yang menyediakan solusi terhadap tantangan-tantangan yang dialami dalam bisnis keluarga seperti yang sudah dikemukakan dalam paragraf di atas. Hari ini (26/02/2019) di kampus ESQ Business School diselenggarakanlah acara Seminar “Second Generation Program” yang mengusung tema “How to Prepare Your Future CEO in VUCA Era.” Bertempat di lantai 18, Ruang Auditorium Prof. Ir. Surna Tjahja Djajadiningrat, acara seminar ini dibawakan langsung oleh Pendiri ESQ Business School & CEO ESQ Business School yakni, Bapak DR.(HC) Ary Ginanjar Agustian. Acara ini berlangsung dari pukul 08.00-11.30 WIB. Para peserta yang hadir pun sangat beragam dan para peserta juga sangat antusias mengikuti seminar ini.

Acara ini dibuka oleh Chief Executive Officer (CEO) ESQ Business School yakni Dwitya Agustina, S.T.,M.B.A atau yang biasa disapa dengan Mbak Uwie. Dalam sambutannya, Mbak Uwie berharap agar seminar ini dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya tentang program “Second Generation” ini sehingga semakin banyak nantinya generasi-generasi emas yang lahir dari kampus ESQ Business School, karena ESQ Business School juga mempunyai visi ke depannya sebagai sekolah bisnis terbaik di Indonesia.

Setelah Mbak Uwie memberikan sambutannya, sebelum masuk ke sesi utama bersama Bapak DR.(HC) Ary Ginanjar Agustian, terlebih dahulu para mahasiswa dan mahasiswi program Second Generation EBS memberikan testimoni dan kesan-kesannya selama mereka mendapatkan ilmu dalam program ini. Menurut testimoni dari mahasiswa yang bernama Kevin, ilmu yang dia dapatkan di program ini sangat banyak dan penting serta sangat berguna untuk dirinya yang akan menjadi CEO dari perusahaan yang dibangun keluarganya. Kevin berkata bahwa, dalam program ini dia belajar Strategic Planning yang berguna untuk membuat visi dan misi perusahaan, tak hanya itu, dia juga belajar tentang Organization Culture yang mempelajari bagimana budaya-budaya dalam organisasi, lalu tak lupa dia diajarkan ilmu tentang keuangan, agar sebagai seorang CEO mengerti laporan keuangan perusahaan yang baik dan benar. Serta masih banyak ilmu-ilmu berharga lainnya yang jika harus belajar di luar sana, akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Sama halnya dengan Kevin, mahasiswi program Second Generation yang bernama Shavira ini juga berkata bahwa ilmu-ilmu yang diberikan oleh program Second Generation ini bukan sembarang ilmu biasa, karena ilmu di sini sangat luar biasa. Karena menurutnya, perusahaan yang dijalankan oleh orangtuanya, sebelumnya hanya berjalan saja tanpa adanya visi dan misi yang jelas, sekarang semenjak Shavira mendapatkan ilmu di program Second Generation tentang bagaimana membangun visi dan misi perusahaan, dia jadi paham cara membangun visi dan misi perusahaan sehingga menjadikan perusahaan rintisan orangtuanya menjadi lebih baik lagi ke depan.

Mempersiapkan Generasi Penerus Bisnis yang Unggul untuk Masa Depan dengan Program "Second Generation" dari ESQ Business SchoolDalam sesinya, Bapak DR.(HC) Ary Ginanjar Agustian berkata bahwa ilmu untuk mendapatkan kesuksesan umumnya tidak diajarkan di bangku kuliah, tapi di ESQ Business School, ilmu tersebut diajarkan, ilmu-ilmu kelas dunia pun diajarkan di sini, karena kita mempunyai visi ke depan, yakni selain sebagai sekolah bisnis terbaik di Indonesia juga sebagai sekolah bisnis yang menjadi “world class”

Kemudian lebih lanjut beliau berkata, setiap bisnis harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Karena tanpa adanya visi dan misi, perusahaan tidak akan jelas arah dan tujuannya, sehingga rentan sekali untuk “jatuh.” Dan mau jadi pebisnis juga tak cukup hanya pintar secara intelektual, tapi emosional dan spiritualnya juga harus bagus. Karena menurut Daniel Goleman, memperlihatkan bahwa kecerdasan intelektual hanya memberi kontribusi 20 persen terhadap kesuksesan hidup seseorang. Yang 80 persen bergantung pada kecerdasan emosi, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritualnya. Bahkan dalam hal keberhasilan kerja, kecerdasan intelektual hanya berkontribusi empat persen. Menurut survei, perusahaan yang bisa bertahan sampai ratusan tahun karena mereka telah berhasil memiliki core values dan core mission yang jelas. Untuk itulah, program “Second Generation” ini hadir bagi yang ingin mempersiapkan dirinya menjadi pemimpin di masa depan yang unggul dengan visi, misi, dan tujuan yang jelas serta tak lupa memerhatikan culture, behavior, dan belief bagi perusahaannya. Semuanya akan diajarkan di program “Second Generation” baik untuk masa pembelajaran satu tahun (certified) ataupun program regular 4 tahun.

Rachmah Dewi

Author Rachmah Dewi

More posts by Rachmah Dewi