Mahasiswa ESQ BS Siap Hadapi MEA 2015

MEA 2015, sekolah bisnis terbaik di indonesiaTidak lama lagi kita akan menghadapi MEA di tahun 2015. Apa itu MEA? MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN, sebuah pasar bebas di kawasan ASEAN yang mulai diberlakukan pada tahun 2015. Lalu, sudah siapkah kita?

MEA nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara ASEAN lainnya, sehingga kompetisi akan semakin ketat . MEA juga akan dijadikan sebagai kawasan yang memiliki perkembangan ekonomi yang merata dengan memprioritaskan Usaha Kecil Menengah (UKM). Sayangnya, entrepreneur di Indonesia masih sangat sedikit jumlahnya.

Untuk itu, Smartpreneur, komunitas entrepreneur yang diprakarsai oleh Budi Satria Isman, mengadakan seminar tentang workshop UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) selama dua hari, 8-9 November 2014, di Gedung Sindo, Jalan Wahid Hasyim nomor 28, Jakarta Pusat.

ESQ Business School bersama 6 perguruan tinggi lainnya yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, BSI, Bina Nusantara, President University, Prasetya Mulya, dan STMIK, diundang untuk menghadiri workshop ini. Ada 3 mahasiswa perwakilan ESQ BS yaitu Bagas Gumilang, M. Agiet Putra, dan Mutiara Indana Zulfa. Mereka adalah mahasiswa dengan kriteria mempunyai bisnis dan sedang mengembangkan bisnisnya. Biaya untuk mengikuti workshop ini adalah Rp 500.000,- untuk masyarakat umum, Rp 250.000 untuk komunitas wirausaha, namun gratis untuk mahasiswa.

Para wirausahawan yang datang, nantinya akan didampingi selama dua bulan dan wirausahawan terpilih akan diikutkan dalam Business Competition dengan total hadiah Rp 2 miliar. Keunggulan Smartpreneur adalah membimbing dengan sistem coaching Oneintwenty Movement. Hal ini mempermudah para wirausaha memecahkan masalah dalam bisnis melalui diskusi bersama.

“Pembedanya kita dengan komunitas lain itu kita coaching. Misalnya, saya lagi butuh ide, saya bisa kontak wirausaha lain dan minta di-coaching oleh mereka,” ujar Wusda H Ribawa, Direktur Kerja Sama Smartpreneur.

TAGS: