Mahasiswa EBS Berhasil Meraih Juara ke-2 dalam Ajang “Competition from Home 2020 Universitas Gadjah Mada

Mahasiswa EBS Berhasil Meraih Juara ke-2 dalam Ajang "Competition from Home 2020 Universitas Gadjah Mada

Mahasiswa EBS Berhasil Meraih Juara ke-2 dalam Ajang “Competition from Home 2020 Universitas Gadjah Mada

ESQ Business School – ESQ Business School (EBS) adalah perguruan tinggi berbasis karakter yang mementingkan pendidikan dari berbagai aspek. Karena selama 4 tahun perkuliahan, mahasiswa tidak hanya diberikan materi yang berkualitas tetapi mahasiswa juga dipersiapkan untuk menuju masa depannya. ESQ Business School selalu mengupayakan dan memfasilitasi mahasiswa untuk terus berkembang sesuai dengan passion yang dimiliki. Sehingga mahasiswa mampu mengeksplor diri untuk mencapai tujuan dan impiannya. Namun, tak hanya nilai passion yang ditanamkan pada setiap diri mahasiswa, namun juga ada 4 nilai lainnya. Salah satunya adalah creativity. Melalui penanaman nilai creativity, mahasiswa dibimbing dan diarahkan untuk selalu mengasah kekreatifitasannya dalam kehidupan sehari-hari

Selaras dengan hal tersebut, mahasiswa ESQ Business School bernama Bilal Abdul Qowy yang saat ini menjadi mahasiswa semester 2 program studi ilmu komputer kembali menorehkan prestasi sebagai juara 2 kategori video animasi melalui ajang kompetisi nasional yang bernama Competition From Home 2020 yang bertemakan “It’s Not Social Distancing, Just Physical Distancing!” diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh 6286 peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri dari 567 perguruan tinggi yang mendaftar. Kegiatan ini diselenggarakan melalui jejaring media sosial yang dimulai dengan pendaftaran pada tanggal 2 April 2020 dan diakhiri dengan pengumuman pemenang pada tanggal 11 Mei 2020.

Ternyata dibalik kemenangannya, ada perjuangan dalam prosesnya “Untuk ilmu yang aku dapat mungkin lebih ke pengalaman , aku mendapatkan informasi  lomba sekitar tanggal 21 April 2020 ( h-4 sebelum pengumpulan akhir) dan aku tidak hanya mengikuti lomba video animasi tetapi juga mengikuti lomba poster dan video edukasi. jadi aku mendaftar 3 lomba dalam waktu 4 hari. waktu berlalu aku hanya bisa mengumpulkan 2 lomba dari 3, karena untuk video edukasi aku telat mengumpulkan, jadi tidak terhitung. jujur aku termasuk newbie dalam segi animasi karena selama ini aku mengedit video itu asli dari kamera. Selama proses pengerjaannya, setiap hari aku hanya tidur 3 jam. Karena benar-benar fokus untuk mengerjakannya” Ujar Bilal.

Dalam proses pembuatan video animasi dan poster, ia sempat ingin menyerah. Namun berkat dukungan dan semangat dari orangtua serta teman dekatnya ia mampu menyelesaikannya dengan tuntas dan totalitas sehingga mendapatkan buah manis dari hasil jerih payahnya. Hal ini lah yang selalu ditanamkan di EBS, mahasiswa selalu ditanamkan untuk bersikap professional terhadap apapun yang ia ambil dan menjadi tanggung jawabnya. Ia mampu mengerjakan tak hanya sebatas karya tersebut selesai dikerjakan, tapi ia mampu mengerjakannya dengan sungguh-sungguh, iklas dan totalitas.

Semoga ke depannya semakin banyak lagi mahasiswa dan mahasiswi EBS yang menorehkan prestasi. Karena sejak tahun 2013, mahasiswa dan mahasiswi EBS sudah menorehkan banyak prestasi dalam tingkat Nasional maupun Internasional. Semoga tradisi juara ini dapat terus dipertahankan EBS.