Lolos 50 Besar, Mahasiswa EBS Ikuti Hackathon 1000 Startup Digital

Dalam mewujudkan Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia tahun 2020 seperti yang telah dideklarasikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Silicon Valley pertengahan Februari 2016 lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama KIBAR menyelenggarakan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Mahasiswa ESQ Business School Rendi Ferdiansyah dan Agiet Putra pun turut berpartisipasi dalam event berskala nasional ini.

Setelah mengikuti seminar yang dihadiri 1000 Startup Digital awal September 2016, Rendi dan Agiet berhasil lolos ke 200 besar. Setelah mengikuti ujian kembali, Rendi dan Agiet akhirnya lolos 50 besar dan diundang untuk mengikuti Hackaton selama 2 hari dan mempresentasikan ide startup digital di hadapan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Bapak Rudiantara, di Auditorium Anantakupa, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, Rendi dan Agiet mengusung Meadow, sebuah platform digital yang memfasilitasi orang untuk berinvestasi sapi. Meadow menghubungkan peternak, investor, dan pembeli daging dalam satu platform.

“Event ini keren banget buat saya. Karena event ini benar-benar menyatukan pemerintah, aktivis, investor, dan startup besar untuk sama-sama menggali ide demi memajukan Indonesia,” ucap Rendi.

Rendi dan Agiet adalah mahasiswa program studi Sistem Informasi ESQ Business School. Rendi duduk di semester 5, sedangkan Agiet merupakan seniornya yang duduk di semester 7. Dalam event ini, keduanya menerapkan salah satu 5 Values ESQ Business School, yaitu Humility. Mahasiswa diajarkan untuk tidak hanya mementingkan Profit, melainkan juga memikirkan People dan Planet.

TAGS: