Jatuh Bangun Bagas Membangun Bisnis Barbershop

Jatuh Bangun Bagas Membangun Bisnis Barbershop

ESQ Business School – Keberhasilan Bagas membangun Bisnis Barbershop melewati jalan panjang yang tidak mudah. Bisnis Barbershop-nya ia mulai di semester tiga saat berkuliah di ESQ Business School. Tentunya tidak mudah menyesuaikan antara jadwal kuliah dan mengontrol bisnis yang masih baru.

 
Awalnya Bagas sempat tak yakin bisa meneruskan bisnis ini. Namun karena ketekunan Bagas bersama tim Hunky-Dory, akhirnya Barbershop ini berkembang dan di tahun keduanya cabang kedua pun dibuka. Cabang kedua ini khusus melayani untuk segmen wanita.

 
Bagi setiap pemula dalam dunia usaha, masa-masa sulit tak selalu bisa dihindarkan. Begitu juga perjalanan bisnis Bagas. Setelah punya dua cabang, ternyata Barbershop untuk wanita-nya tidak laku. Bisnisnya pun terseok-seok, masalah banyak tak tertangani, kewajiban kepada investor pun belum bisa dipenuhi. Bisnis Bagas nyaris bangkrut dan berada di titik terendah.

 
Memang tak mudah menghadapi masa sulit ini, namun tempaan dari kampusnya kuliah di ESQ Business School, yang terus menerus membangun pondasi sebagai Sekolah Bisnis Terbaik Indonesia, membuat Bagas menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah.

 
Sebelum memulai bisnis Barbershop, ketika Bagas baru tiga bulan berkuliah, ia mewakili Kampus ESQ Business School mengikuti kompetisi Marketing Plan di Jakarta. Di bawah bimbingan mentor dan dosen Bapak Sujoko Winanto, meskipun masih di semester pertama, Bagas dan tim berhasil menjadi juara 2 di Kompetisi tersebut.

 
Tempaan itulah yang kemudian menjadi bekal Bagas untuk bangkit kembali dari keterpurukan. Perlahan tapi pasti Bagas dan keluarga Hunky-Dory nya menata ulang bisnis mereka. Satu persatu masalah diatasi hingga akhirnya Bisnis Barbershop Hunky-Dory kembali bisa berjaya seperti hari ini.