Inovasi APAM dari 4 Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dengan Berhasil Meraih Juara 1 dalam Ajang “Bandung Startup Hunt 2018” 

Inovasi APAM dari 4 Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dengan Berhasil Meraih Juara 1 dalam Ajang "Indonesia Fund Fest 2018" di Bandung

Inovasi APAM dari 4 Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dengan Berhasil Meraih Juara 1 dalam Ajang “Bandung Startup Hunt 2018”

ESQ Business School – Kemajuan suatu bangsa ada di tangan para pemudanya. semakin banyak pemuda yang melakukan kegiatan positif serta berinovasi untuk menghasilkan karya, maka suatu negara pun akan ikut mengalami kemajuan. Hal ini senada yang dilakukan oleh anak-anak muda dari ESQ Business School berikut ini dengan inovasi yang mereka buat bernama APAM. APAM adalah bisnis yang lahir dari kegiatan perkuliahan bisnis di kampus ESQ Business School. Mahasiswa mahasiswa ESQ Business School (EBS) yang terdiri dari  Bimo, Adit, Naufal, dan Rizki membuat startup alat yang bisa menjadi solusi atas pemadaman api di daerah padat penduduk di Indonesia. Dalam kesempatan ini mereka hadir pada “Indonesia Fund Fest 2018” dan “Jabar Habibie Festival Bandung 2018,” yang bertempat di Convention Hall Telkom University. Festival teknologi dan kewirausahaan era digital ini dihadiri banyak pengunjung dan juga terdapat sejumlah workshop dan pameran interaktifnya,  beragam startup, inovasi dan teknologi karya anak bangsa yang berlangsung pada tanggal Kamis 29 November – Senin 3 Desember 2018.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Gubernur Jawa Barat yaitu Bapak Ridwan Kamil dan juga Bapak Ilham Habibie, yang sangat tertarik dengan inovasi dari produk APAM.  Pada kegiatan ini juga diadakan “Indonesia Fund Fest 2018.” Bagi Gubernur Jawa Barat yang biasa disapa dengan Kang Emil ini, mengatakan “Saya pengagum Habibie, Sekarang saya gunakan kekuasaan ini untuk membawa perubahan. Kalau kita kompak antara pemerintah, bisnis, akademisi, masyarakat dan media secara pentahelix, saya yakin akan maju dan berhasil.” Beliau juga berharap, kolaborasi tersebut juga mampu mempercepat laju pertumbuhan Jawa Barat di berbagai sektor. “Mudah-mudahan acara “Habibie Festival” ini ada dalam spirit itu (kolaborasi), Jawa Barat sekarang maju ibaratnya dalam kecepatan 40 km per jam, dan hanya bisa maju lebih cepat hingga 120 km per jam bila ada pertolongan dari semuanya, InsyaAllah nanti tidak ada lagi ketimpangan.”

Bersama itu pula disampaikan Bapak Ilham Habibie, mengatakan bahwa acara ini digelar dengan tujuan membudayakan teknologi dalam kehidupan bermasyarakat. Di mana kalau kita ajak anak untuk belajar coding atau robotik, itu tidak dilihat sebagai budaya, padahal baik teknologi ataupun musik dan seni adalah karya manusia dan itu adalah produk budaya. Ini yang ingin kita dorong, dan berharap, dengan mendekatkan teknologi pada masyarakat, semangat para inovator-inovator lainnya untuk berkarya dapat terpantik. “Janganlah kita hanya jadi inspirator, tapi juga harus bisa jadi implementator,” Ujarnya.

Inovasi APAM dari 4 Mahasiswa EBS Tampil Membanggakan dengan Berhasil Meraih Juara 1 dalam Ajang “Bandung Startup Hunt 2018”Hal menarik dari kegiatan ini juga para mahasiswa EBS juga tampil dalam di “Indonesia Fund Fest 2018,” dalam sesi “Bandung Startup Hunt” pada hari kamis 29 November 2018 di mana mereka meraih Juara 1 pada forum tersebut. Keberhasilan ini merupakan bentuk kerja keras dalam mengimplementasikan pelajaran entrepreneurship hingga Business Development yang didapatkan mahasiswa dari ESQ Business School melalui pendekatan pengajaran berbasis Spiritual, Kreativitas, dan Intelektual. Menurut penuturan dari Sujoko Winanto, MBA yang merupakan pengajar untuk mata kuliah tersebut. Melalui hal tersebut, semoga banyak lahir startup, dan bisnis lainnya yang dapat membantu masyarakat dan Indonesia menjadi lebih maju dan unggul dalam bidang teknologi dan bisnis dan ke depannya juga agar EBS menjadi sekolah bisnis terbaik di Indonesia sesuai dengan visi yang akan dicapainya.

Rachmah Dewi

Author Rachmah Dewi

More posts by Rachmah Dewi