Cerita Penuh Makna dari 4 Orang Mahasiswi EBS yang Menjadi “Volunteer” dalam Ajang “Asian Games 2018” dan “Asian Para Games 2018”

Cerita Penuh Makna dari 4 Orang Mahasiswi EBS yang Menjadi "Volunteer" dalam Ajang "Asian Games 2018" dan "Asian Para Games 2018"

Cerita Penuh Makna dari 4 Orang Mahasiswi EBS yang Menjadi “Volunteer” dalam Ajang “Asian Games 2018” dan “Asian Para Games 2018”

ESQ Business School – Kemeriahan serta gegap gempita Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018 memang sudah selesai. Sebagai tuan rumah, Indonesia finish di posisi keempat dengan raihan 98 medali, dengan detail 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Serta untuk Asian Para Games 2018, Indonesia berhasil finish di urutan ke-5, Tentu saja, prestasi ini merupakan yang terbaik dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang Asian Para Games. Indonesia berada di posisi kelima dengan meraih medali 37 emas, 47 perak, serta 51 perunggu berhasil dari atlet-atlet Asian Para Games Indonesia.

Kemeriahan dua acara akbar ini, tentu menyisakan banyak pengalaman serta yang cerita menarik. Hal ini pula yang dirasakan oleh 4  Mahasiswi ESQ Business School (EBS) yang menjadi volunteer (relawan) dalam dua perhelatan ajang akbar tersebut. Nisrina Salfadila dan Siti Aisyah menjadi volunteer untuk ajang Asian Games 2018 sedangkan Andira Rahmadinta dan Amelia Rana Karimah, menjadi volunteer untuk ajang Asian Para Games 2018. Keempat mahasiswi tersebut samuanya tercatat sebagai mahasiswi di angkatan ke-3 ESQ Business School.

Nisrina Salfadila serta Andira Rahmadinta, mengisahkan pengalaman menarik serta pengalaman inspiratifnya selama menjadi volunteer dalam ajang Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Menurut mereka, proses yang harus mereka lewati untuk menjadi volunteer dalam ajang tersebut sangat panjang. Layaknya orang yang ingin melamar kerja, serangkaian proses dan seleksi harus mereka ikuti untuk menjadi volunteer dalam dua ajang akbar tersebut. Mereka berkata, ketika awal mula mendaftar, mereka mendaftar dulu di situs resmi Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.

Cerita Penuh Makna dari 4 Orang Mahasiswi EBS yang Menjadi "Volunteer" dalam Ajang "Asian Games 2018" dan "Asian Para Games 2018"

Kemudian, mereka diminta juga untuk melampirkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dalam proses pendaftaran jadi seorang volunteer. “Diterima atau enggaknya itu kita dihubungi via email oleh panitia penyelenggara. Mereka juga sangat selektif memilih volunteer, karena selain berkas-berkas persyaratan yang dikirim saat pendaftaran, kita juga ada tes psikotesnya, kemudian ada training-trainingnya. Ya, seperti orang yang mau melamar kerja di perusahaan saja, banyak sekali prosesnya. Walau begitu, kami senang karena kami bisa mendapat pengalaman yang sangat berharga saat menjadi volunteer di ajang ini.” Tutur Nisrina Salfadila dan Andira Rahmadinta.

Lebih lanjut, Andira Rahmadinta pun mengatakan bahwa ia banyak sekali mendapatkan pengalaman berharga dari menjadi volunteer dalam ajang ini. hal yang sama juga dirasakan Nisrina Salfadila. Mereka berkata, beberapa pengalaman yang didapat di antaranya adalah pengembangan diri, karena volunteer dalam ajang tersebut banyak sekali jumlahnya hingga mencapai angka 8000-10.000 orang, kemudian melatih soft skill, kesabaran, kepemimpinan, serta belajar bagaimana memperlakukan orang-orang disabilitas. “Karena dalam ajang Asian Para Games 2018, adalah ajang bagi orang-orang disabilitas, jadi volunteer dalam ajang tersebut harus ekstra sabar menangani teman-teman disabilitas.” Tutur Andira Rahmadinta.

Sebelum menutup perbincangan, Nisrina Salfadila dan Andira Rahmadinta juga memberi kiat-kiat bagi mahasiswa dan mahasiswi EBS yang ingin ikut serta menjadi volunteer dalam ajang internasional seperti yang mereka ikuti, “Intinya harus terus jaga stamina, jaga kesehatan, mempunyai kemauan belajar yang tinggi, mempunyai karakter yang disiplin, mempunyai karakter yang baik. InsyaAllah kalian juga bisa seperti kami.” Tutur Nisrina Salfadila dan Andira Rahmadinta.

Cerita Penuh Makna dari 4 Orang Mahasiswi EBS yang Menjadi "Volunteer" dalam Ajang "Asian Games 2018" dan "Asian Para Games 2018"

Cerita Penuh Makna dari 4 Orang Mahasiswi EBS yang Menjadi "Volunteer" dalam Ajang "Asian Games 2018" dan "Asian Para Games 2018"Semoga ke depannya semakin banyak mahasiswa dan mahasiswi ESQ Business School (EBS), sekolah bisnis yang mempunyai visi sebagai sekolah bisnis terbaik di Indonesia ke depannya, untuk berpartisipasi dalam ajang internasional seperti Asian Games dan juga Asian Para Games.

Rachmah Dewi

Author Rachmah Dewi

More posts by Rachmah Dewi