Cara Menghadapi Era Disrupsi bagi Para Pemuda Dibahas dalam Kuliah Tamu bersama Bapak Arief Suditomo

Cara Menghadapi Era Disrupsi bagi Para Pemuda Dibahas dalam Kuliah Tamu bersama Bapak Arief Suditomo

Cara Menghadapi Era Disrupsi bagi Para Pemuda Dibahas dalam Kuliah Tamu bersama Bapak Arief Suditomo

ESQ Business School – Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.

Kemajuan teknologi dan sosial media yang berkembang saat ini ibarat pisau bermata dua yang di satu sisi bisa memberi manfaat dan hal-hal positif tapi di sisi lain juga bisa memberikan hal-hal negatif bagi kita. Sekarang Ini adalah eranya disrupsi. Disrupsi adalah sebuah inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Di era disrupsi ini, semuanya berdampak, kecuali apabila kita cerdik berinovasi atau membentuk kembali bisnis model dengan cara yang baru.

Selaras dengan hal tersebut, pada hari Kamis (12/03/2020) diselenggarakan acara Kuliah Tamu bersama Bapak Arief Suditomo, Pemimpin Redaksi Metro TV yang sekaligus menjabat sebagai Deputi CEO & VP Digital Media Group News. Acara Kuliah Tamu kali ini mengusung tema “Disrupsi Industri Media dan Pemuda” yang diselenggarakan di ESQ Business School (EBS) Lantai 18 Ruang Auditorium Prof. Ir. Surna Tjahja Djadjadiningrat pada pukul 08.00-10.00 WIB.

Cara Menghadapi Era Disrupsi bagi Para Pemuda Dibahas dalam Kuliah Tamu bersama Bapak Arief Suditomo

Cara Menghadapi Era Disrupsi bagi Para Pemuda Dibahas dalam Kuliah Tamu bersama Bapak Arief SuditomoBapak Arief—demikian biasa beliau disapa mengatakan bahwa anak muda di zaman sekarang harus terus melakukan inovasi agar tidak terlindas oleh perubahan zaman. Jadilah anak-anak muda yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara Indonesia dengan terus menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif.

Menurut beliau, dengan terus melakukan inovasi, maka kita tidak akan kesulitan untuk bertahan di era disrupsi ini, karena era disrupsi dapat berubah dengan sangat cepat sehingga pelaku bisnis tidak boleh melakukan penundaan inovasi dan terus berfikir maju agar bisnis nya dapat terus berkembang. “Anak muda boleh terus melakukan inovasi dan menciptakan ide kreatif, tapi ada hal yang juga tak boleh dilupakan yakni memiliki spiritualitas yang baik serta karakter yang baik, karena dua hal tersebutlah yang juga akan menentukan kesuksesan kalian.” Tutur Bapak Arief