Kisah Sukses Ary Ginanjar Agustian | Founder ESQ Business School

(SERI KISAH SUKSES PENGUSAHA BERKARAKTER – ARY GINANJAR AGUSTIAN – PART 1)  Menyusuri kota Jakarta, kita akan disuguhi dengan banyaknya gedung-gedung pencakar langit. Dan salah satu gedung pencakar langit yang banyak menarik perhatian adalah Menara 165. Ya, gedung ini membuat banyak orang penasaran karena dipuncaknya tertulis nama Sang Pencipta dalam bahasa Arab. Terlebih lagi jika malam hari, tulisan Allah tampak menyala semakin membuat indah gedung ini.

Ternyata di balik berdirinya gedung Menara 165 ini, ada sosok luar biasa yang menjadi pendirinya. Dia adalah Ary Ginanjar Agustian. Masyarakat mengenalnya sebagai Pendiri dari Lembaga Training Pembentukan Karakter ESQ.

Tak banyak orang yang tahu bahwa kisah sukses Ary Ginanjar Agustian tidak semudah yang dibayangkan. Ary Ginanjar Agustian memulai karirnya dari seorang dosen sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Bali dengan gaji pertama Rp. 80 ribu rupiah. Merasa hidupnya tak banyak mengalami kemajuan, Ary mencoba peruntungan membuka usaha dengan menjual celana jeans.

Ary Ginanjar Agustian, Pengusaha Berkarakter, Pendidikan Karakter

Seiring waktu toko celana jeansnya mulai berkembang, menjadi dua toko, tiga toko hingga menjadi beberapa toko. Karena banyaknya pesaing, Ary mencoba lagi usaha yang lain di bidang radio panggil dan handphone. Usahanya berkembang dengan pesat dan mencatatkan penjualan tertinggi di tanah air waktu itu. Tak ada yang menduga krisis ekonomi tahun 1998 menghempaskan semua usaha yang telah dirintis Ary selama ini. Ary mengalami kebangkrutan dan menutup semua usahanya.

Perlahan tapi pasti, Ary Ginanjar memulai hidup barunya di tahun 1999. Ia mencoba bangkit kembali dan menuliskan perjalanan hidupnya pada lembar-lembar kertas bekas dari proposal perusahaan yang telah ditutupnya. Tidak kurang 5000 lembar kertas merekam perjalanan hidupnya. Selanjutnya ia meminta kepada adiknya untuk mengetikkan tulisan tersebut ke dalam komputer untuk dicetak oleh penerbit.

Setelah mencari-cari penerbit yang bersedia mencetak buku itu, tidak ada satupun penerbit yang bersedia mencetak bukunya. Akhirnya Ary mencetak sendiri buku yang ia tulis sendiri. Jadilah buku ESQ, Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosional dan Spiritual.

Selanjutnya bagaimana kisah sukses Ary Ginanjar Agustian hingga berhasil membangun Gedung Menara 165 ? Nantikan kisahnya di Bagian Kedua, Kisah Pengusaha Sukses Berkarakter – Part 2.

Govind vind

Author Govind vind

More posts by Govind vind

Leave a Reply

Paste your AdWords Remarketing code here