3 Mahasiswa EBS Kembali Menorehkan Prestasi Melalui Ajang “Global Online Startup Weekend Indonesia Unite to Fight Covid-19”

3 Mahasiswa EBS Kembali Menorehkan Prestasi Melalui Ajang “Global Online Startup Weekend Indonesia Unite to Fight Covid-19”

3 Mahasiswa EBS Kembali Menorehkan Prestasi Melalui Ajang “Global Online Startup Weekend Indonesia Unite to Fight Covid-19”

ESQ Business School – Menyelam sambil meminum air adalah kalimat yang tepat bagi para mahasiswa ESQ Business School. Karena selama 4 tahun perkuliahan, mahasiswa tidak hanya diberikan materi yang berkualitas tetapi mahasiswa juga dipersiapkan untuk menuju masa depannya. ESQ Business School selalu mengupayakan dan memfasilitasi mahasiswa untuk terus berkembang sesuai dengan passion yang dimiliki. Sehingga mahasiswa mampu mengeksplor diri untuk mencapai tujuan dan impiannya.

Selaras dengan hal tersebut, 3 mahasiswa ESQ Business School (EBS) yang bernama Pandu Ady Winata (angkatan 4), Mayolla Suci Eksa (angkatan 4), dan Aqila Fadia (angkatan 6) kembali menorehkan prestasi melalui ajang acara nasional yang bernama Global Online Startup Weekend Indonesia Unite to Fight Covid-19.

Global Online Startup Weekend Indonesia Unite to Fight Covid-19 adalah program membangun startup dalam 54 jam, di mana setiap orang dapat menyumbang ide terkait Covid-19 maupun berpartisipasi sebagai anggota tim. Seluruh ide yang terpilih akan dikurasi oleh mentor dan penyelenggara acara, dan bagi yang idenya tidak terpilih atau tidak mendaftarkan ide dapat bergabung di tim yang terpilih kurasi.

Pada program ini, Pandu dan kedua rekannya bertemu dengan beragam individu yang sepemikiran dan memiliki passion yang sama yaitu menghadirkan solusi berbasis startup. Mereka bisa berdiskusi, mendesain produk dan mem-validasi ide didukung dengan mentor serta juri terbaik. Kegiatan tersebut dimulai dengan membangun tim, berdiskusi sejak Jum’at sore, membangun produk di hari Sabtu dan mempresentasikan ide-mu di depan publik serta panel juri pada hari Minggu, 26 April 2020.

Dalam satu akhir pekan, mereka dapat mengambil langkah besar untuk membangun startup, menjadi founder, dan bertemu dengan orang-orang serta sumberdaya yang tepat untuk benar-benar memulai bisnis mereka. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 24-26 April 2020 diikuti oleh lebih dari 1000 peserta dan hanya 100 ide terbaik yang terpilih, salah satunya adalah ide start-up dari tim mahasiswa ESQ Business School yaitu temancurhat.id

Menurut Pandu, founder dari temancurhat.id, banyak hal yang ia dan tim dapatkan. Seperti ilmu tentang bagaimana kita bisa menjadi solusi di tengah masa sulit pandemi dengan ide-ide yang ada, kemudian kita eksekusi dan validasi. Kemudian ilmu tentang bagaimana menentukan ide tersebut layak atau tidak untuk dijalankan, idenya menjawab masalah yang terjadi atau tidak, idenya bisa menjadi berkelanjutan atau tidak untuk keberlangsungan bisnis kedepannya. Lalu pelajaran selanjutnya adalah Fail Faster, yaitu kegagalan dini. Semakin banyak kita gagal, maka semakin cepat kita belajar untuk menemukan model iterasi yang ideal atau sempurna. Kemudian, faktor komunikasi, yaitu bagaimana kita bisa membentuk atau merekrut tim dari orang orang yang belum kita kenal dan hanya bertemu di online dan bagaimana kita meyakinkan mereka untuk gabung dengan tim kita serta juga melatih tim agar menjadi AGILE.

Semoga ke depannya semakin banyak lagi mahasiswa dan mahasiswi EBS yang menorehkan prestasi. Karena sejak tahun 2013, mahasiswa dan mahasiswi EBS sudah menorehkan banyak prestasi dalam tingkat Nasional maupun Internasional. Semoga tradisi juara ini dapat terus dipertahankan EBS.