Sekolah Bisnis Berbasis Karakter Terbaik di Indonesia | ESQBS

EBS JUARA SATU, EMPAT KALI BERTURUT-TURUT

ESQ Business School – Jumat malam (11/18), menjadi moment yang tak terlupakan bagi ketiga mahasiswa ini, Luthfi, Hanny dan Fanny. Mewakili ESQ Business School (EBS), mereka mendapatkan Penghargaan sebagai Juara Pertama dan Penyaji Terbaik pada Kompetisi Business Plan Univation 2017. Ini adalah Prestasi sebagai Juara Pertama yang diperoleh oleh Mahasiswa EBS selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2014, 2015 dan 2016.

Kompetisi Business Plan Univation ini adalah sebuah kompetisi yang diikuti oleh kampus terkemuka di tanah air, diantaranya Universitas Gadjah Mada, Trisakti, Univasitas Telkom dan kampus-kampus bisnis di tanah air dengan memberikan tantangan berupa mengkreasikan produk kuliner yang original dengan kemasan budaya lokal.

Kompetisi Business Plan Univation tahun ini bertema “Leveling Up Indonesian Traditional Snacks into a Trend and High Value Competitive Product” yang diadakan di Universitas Padjajaran dengan sesi Final digelar pada tanggal 9-10 November 2017.

Secara keseluruhan, kompetisi ini memakan waktu selama 2 bulan, sejak tahap persiapan hingga tahap final. ESQ Business School sendiri menyiapkan dua tim untuk kompetisi ini, Tim Gettaart dan Tim Daeban.

Sejak awal tahap kompetisi, setiap tim diarahkan untuk melakukan proses dengan benar. Mulai dari proses mencari ide-ide kreatif dengan survey ke lapangan, kemudian proses eksplorasi ide menjadi variasi produk, proses tes market untuk mendapatkan feedback hingga proses akhir memoles produk agar “human touch”-nya kena.

Hal ini dijelaskan oleh Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Bapak Sujoko Winanto, MBA yang mendampingi para tim, “Bahwa pembelajaran di ESQ Business School menekankan pentingnya proses harus dilewati dengan benar, tahapan-demi tahapan dilalui. Inilah salah satu cara EBS untuk membangun karakter mahasiswa dengan proses, bukan instant.”

Kemenangan tim EBS ini sejatinya adalah proses panjang yang telah dibangun pondasinya oleh Founder EBS, Bapak DR (HC) Ary Ginanjar dengan konsep “The EBS Way” yang menekankan bahwa “Pendidikan hendaknya memberikan perhatian yang utuh kepada semua dimensi peserta didik yaitu dimensi spiritual, emosional dan intelektual”.

Kebanyakan sekolah dan guru hanya berfokus membangun dimensi intelektual saja tapi melupakan sisi emosional dan spiritual. Jika kita mampu menggabungkan ketiga dimensi ini dalam diri mahasiswa atau siswa kita, maka kita akan menghasilkan lulusan-lulusan yang unggul karakternya, karena ketiga dimensi dalam diri mereka terbangun dengan utuh.”

Selamat untuk Tim Gettaart dan ESQ Business School. Semoga dari kampus ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berkarakter dan berjiwa entrepreneur untuk Indonesia yang lebih baik.